Permintaan kredit otomotif yang cukup tinggi mendorong Bank menjadikan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang lebih dikenal dengan Kak OTO sebagai salah satu bagian fokus bisnis di sektor otomotif.
Sebelum pihak Bank memberikan keputusan atas permohonan kredit pemilikan mobil yang diajukan oleh calon peminjam, terlebih dahulu pihak Bank melakukan kegiatan administrasi kredit yang meliputi kegiatan analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Selama ini, kegiatan administrasi kredit tersebut membutuhkan waktu yang agak lama. Hal ini disebabkan oleh data yang didapatkan dari kegiatan administrasi kredit berupa data yang berbentuk data kualitatif (disajikan tidak dalam bentuk angka). Akibatnya proses pengambilan keputusan juga membutuhkan waktu yang agak lama.
Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan penyelesaian dengan menggunakan metode yang sesuai sehingga dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan. Metode tersebut harus mampu menyajikan informasi yang awalnya berbentuk kualitatif menjadi informasi yang berbentuk kuantitatif. Maka metode yang digunakan adalah metode Scoring System.
Dengan diterapkannya metode Scoring System pada permasalahan ini, maka dihasilkan data akurat yang disajikan dalam bentuk kuantitatif berupa nilai kelayakan kredit. Nilai kelayakan kredit tersebut digunakan oleh deccission maker sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan sehingga proses pengambilan keputusan terjadi dalam waktu yang lebih cepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar