Pemintaan pengusaha kecil untuk penambahan modal usaha terus meningkat hal ini disebabkan kebutuhan pasar yang meningkat tetapi harga di pasar juga ikut meningkat. Melihat hal tersebut, di bentuk program yang diberi nama Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).
Sebelum PKBL memberikan keputusan atas permohonan kredit yang diajukan oleh calon peminjam, terlebih dahulu pihak PKBL melakukan kegiatan administrasi kredit. Selama ini, kegiatan administrasi kredit tersebut membutuhkan waktu yang agak lama karena disebabkan oleh data yang didapatkan dari kegiatan administrasi kredit berupa data yang berbentuk data kualitatif (disajikan tidak dalam bentuk angka). Akibatnya proses pengambilan keputusan juga membutuhkan waktu yang agak lama.
Berdasarkan permasalahan tersebut, penggunaan sistem pendukung keputusan merupakan hal yang penting. Pemanfaatan sistem pendukung keputusan dengan penggunaan metode Scoring System mampu menyajikan informasi yang awalnya berbentuk kualitatif menjadi informasi yang berbentuk kuantitatif.
Dalam tugas akhir ini dengan menggunakan metode Scoring System, maka dihasilkan nilai kelayakan yang dianggap layak dan berhak mendapatkan pinjaman modal . Nilai kelayakan kredit tersebut digunakan oleh deccission maker sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan sehingga proses pengambilan keputusan terjadi dalam waktu yang lebih cepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar